24 Jan 26 - Soal Literasi B Indonesia Kls 9
1. Cermatilah teks berikut!
Merti Dusun
Merti Dusun sering disebut juga dengan bersih desa hakikatnya sama dengan makna simbol rasa syukur masyarakat kepada sang Pencipta atas apa yang telah diberikan. Karunia tersebut dapat berupa rejeki yang melimpah, keselamatan, ketentraman, serta keselarasan hidup di dunia. Kegiatan semacam ini masih sangat lazim ditemukan di banyak pedesaan di jawa Tengah dan Yogyakarta.
Masyarakat Jawa percaya ketika sedang dilanda duka dan musibah mendalam pun masih banyak hal yang pantas disyukuri. Ada banyak cara untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Merti Dusun merupakan bagian dari manifestasi rasa syukur seorang hamba terhadap Tuhan. Upacara Merti Dusun sering kali juga terkait dengan ritual penghormatan kepada leluhur atau nenek moyang. Semuanya dilakukan dengan tetap memanjatkan doa dan permohonan kepada Yang Maha Kuasa demi keselamatan, ketentraman, kesejahteraan dan keselarasan hidup seluruh warga desa. Silaturahmi, kekeluargaan, guyub, rukun, gotong royong, kebersamaan, keakraban, tepa selira, dan harmonis adalah sebagian dari sederetan kosakata yang begitu tepat dan saling menjalin makna saat menggambarkan bagaimana suasana yang terpancar dari berlangsungnya tradisi Merti Dusun.
Kegiatan Merti Dusun selain merupakan wujud rasa syukur kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa, juga menjadi salah satu acara tradisi yang dapat menyatukan seluruh warga masyarakat dari berbagai kalangan. Kemudian, seluruh warga masyarakat terutama generasi muda menggunakan pakaian tradisional dalam mengikuti tradisi tersebut. Hal tersebut dimaksudkan agar dapat generasi muda ikut terlibat dalam melestarikan berbagai kearifan lokal di tengah gempuran kemajuan teknologi dan zaman yang sangat pesat.
Kosa kata yang menggambarkan suasana harmonis adalah ….
- kesejahteraan
- kebersamaan
- keselamatan
- keselarasan
Kunci : D
2. Cermatilah teks berikut!
Merti Dusun
Merti Dusun sering disebut juga dengan bersih desa hakikatnya sama dengan makna simbol rasa syukur masyarakat kepada sang Pencipta atas apa yang telah diberikan. Karunia tersebut dapat berupa rejeki yang melimpah, keselamatan, ketentraman, serta keselarasan hidup di dunia. Kegiatan semacam ini masih sangat lazim ditemukan di banyak pedesaan di jawa Tengah dan Yogyakarta.
Masyarakat Jawa percaya ketika sedang dilanda duka dan musibah mendalam pun masih banyak hal yang pantas disyukuri. Ada banyak cara untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Merti Dusun merupakan bagian dari manifestasi rasa syukur seorang hamba terhadap Tuhan. Upacara Merti Dusun sering kali juga terkait dengan ritual penghormatan kepada leluhur atau nenek moyang. Semuanya dilakukan dengan tetap memanjatkan doa dan permohonan kepada Yang Maha Kuasa demi keselamatan, ketentraman, kesejahteraan dan keselarasan hidup seluruh warga desa. Silaturahmi, kekeluargaan, guyub, rukun, gotong royong, kebersamaan, keakraban, tepa selira, dan harmonis adalah sebagian dari sederetan kosakata yang begitu tepat dan saling menjalin makna saat menggambarkan bagaimana suasana yang terpancar dari berlangsungnya tradisi Merti Dusun.
Kegiatan Merti Dusun selain merupakan wujud rasa syukur kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa, juga menjadi salah satu acara tradisi yang dapat menyatukan seluruh warga masyarakat dari berbagai kalangan. Kemudian, seluruh warga masyarakat terutama generasi muda menggunakan pakaian tradisional dalam mengikuti tradisi tersebut. Hal tersebut dimaksudkan agar dapat generasi muda ikut terlibat dalam melestarikan berbagai kearifan lokal di tengah gempuran kemajuan teknologi dan zaman yang sangat pesat.
Pernyataan :
- Merti Dusun merupakan simbol rasa syukur masyarakat kepada sang Pencipta atas apa yang telah diberikan.
- Merti Dusun sudah tidak lazim ditemukan di banyak pedesaan di jawa Tengah dan Yogyakarta.
- Upacara Merti Dusun sering kali juga terkait dengan ritual penghormatan kepada leluhur atau nenek moyang.
- Generasi muda kurang terlibat dalam pelestarian berbagai kearifan lokal di tengah gempuran kemajuan teknologi dan zaman yang sangat pesat.
Pernyataan yang sesuai dengan teks tersebut adalah ….
- 1 dan 2
- 1 dan 3
- 2 dan 4
- 3 dan 4
Kunci : B
2. Cermatilah teks berikut!
Merti Dusun
Merti Dusun sering disebut juga dengan bersih desa hakikatnya sama dengan makna simbol rasa syukur masyarakat kepada sang Pencipta atas apa yang telah diberikan. Karunia tersebut dapat berupa rejeki yang melimpah, keselamatan, ketentraman, serta keselarasan hidup di dunia. Kegiatan semacam ini masih sangat lazim ditemukan di banyak pedesaan di jawa Tengah dan Yogyakarta.
Masyarakat Jawa percaya ketika sedang dilanda duka dan musibah mendalam pun masih banyak hal yang pantas disyukuri. Ada banyak cara untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Merti Dusun merupakan bagian dari manifestasi rasa syukur seorang hamba terhadap Tuhan. Upacara Merti Dusun sering kali juga terkait dengan ritual penghormatan kepada leluhur atau nenek moyang. Semuanya dilakukan dengan tetap memanjatkan doa dan permohonan kepada Yang Maha Kuasa demi keselamatan, ketentraman, kesejahteraan dan keselarasan hidup seluruh warga desa. Silaturahmi, kekeluargaan, guyub, rukun, gotong royong, kebersamaan, keakraban, tepa selira, dan harmonis adalah sebagian dari sederetan kosakata yang begitu tepat dan saling menjalin makna saat menggambarkan bagaimana suasana yang terpancar dari berlangsungnya tradisi Merti Dusun.
Kegiatan Merti Dusun selain merupakan wujud rasa syukur kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa, juga menjadi salah satu acara tradisi yang dapat menyatukan seluruh warga masyarakat dari berbagai kalangan. Kemudian, seluruh warga masyarakat terutama generasi muda menggunakan pakaian tradisional dalam mengikuti tradisi tersebut. Hal tersebut dimaksudkan agar dapat generasi muda ikut terlibat dalam melestarikan berbagai kearifan lokal di tengah gempuran kemajuan teknologi dan zaman yang sangat pesat.
Makna kata dari manifestasi adalah ….
- pelestarian
- perwujudan
- pelaksanaan
- penghormatan
Kunci : B
4. Cermatilah infografik berikut!

Pertanyaan yang sesuai dengan infografis tersebut adalah ….
- Kapan waktu dan batas waktu belajar yang tepat?
- Hal apa sajakah yang dapat menganggu proses belajar dirumah?
- Bagaimana kita menjaga sikap dengan guru dalam proses belajar efektif?
- Mengapa tips belajar di rumah supaya efektif sangat berguna buat anak?
Kunci : B
5. Bacalah teks berikut!
Nama merupakan jejak identitas yang menghantarkan individu pada akar keluarga, budaya, dan sejarah. Di Indonesia, sebuah nama mengandung nilai dikenal sebagai marga. Marga bukanlah sekadar susunan huruf, melainkan sebuah warisan yang menandai kekerabatan, keterikatan, dan kebanggaan akan akar budaya. Marga, secara tradisional, merujuk pada bagian dari nama keluarga yang diwariskan dari generasi ke generasi dalam beberapa budaya di dunia. Istilah ini berkaitan dengan tradisi di Indonesia, khususnya dalam masyarakat Batak saat marga berperan dalam identitas individu.
Di budaya Batak, marga adalah bagian dari nama seseorang yang menunjukkan afiliasi keluarga atau klan. Marga ini ditempatkan di belakang nama pribadi dan biasanya diwariskan dari ayah ke anak laki-laki. Contohnya, jika seseorang memiliki marga Simanjuntak, orang tersebut adalah bagian dari keluarga atau klan Simanjuntak.
Marga bukan sekadar bagian dari nama keluarga, tetapi juga menandai hubungan kekerabatan, warisan budaya, dan sejarah suatu kelompok atau komunitas. Marga menjadi simbol kebanggaan terhadap garis keturunan dan sering kali digunakan dalam acara adat, upacara keluarga, dan ritual yang merayakan hubungan kekeluargaan. Marga juga merupakan cara untuk menjaga dan mempertahankan identitas budaya suatu kelompok atau komunitas. Di berbagai kasus, marga dianggap sebagai bagian sejarah leluhur dan menjadi jembatan yang menghubungkan individu dengan akar budaya mereka.
Ide pokok yang terdapat pada paragraf pertama teks tersebut adalah ….
- makna marga di indonesia
- marga merupakan jejak identitas
- jejak identitas dalam sebuah nama
- marga merujuk pada nama keluarga
Kunci : C
6. Bacalah teks berikut!
Nama merupakan jejak identitas yang menghantarkan individu pada akar keluarga, budaya, dan sejarah. Di Indonesia, sebuah nama mengandung nilai dikenal sebagai marga. Marga bukanlah sekadar susunan huruf, melainkan sebuah warisan yang menandai kekerabatan, keterikatan, dan kebanggaan akan akar budaya. Marga, secara tradisional, merujuk pada bagian dari nama keluarga yang diwariskan dari generasi ke generasi dalam beberapa budaya di dunia. Istilah ini berkaitan dengan tradisi di Indonesia, khususnya dalam masyarakat Batak saat marga berperan dalam identitas individu.
Di budaya Batak, marga adalah bagian dari nama seseorang yang menunjukkan afiliasi keluarga atau klan. Marga ini ditempatkan di belakang nama pribadi dan biasanya diwariskan dari ayah ke anak laki-laki. Contohnya, jika seseorang memiliki marga Simanjuntak, orang tersebut adalah bagian dari keluarga atau klan Simanjuntak.
Marga bukan sekadar bagian dari nama keluarga, tetapi juga menandai hubungan kekerabatan, warisan budaya, dan sejarah suatu kelompok atau komunitas. Marga menjadi simbol kebanggaan terhadap garis keturunan dan sering kali digunakan dalam acara adat, upacara keluarga, dan ritual yang merayakan hubungan kekeluargaan. Marga juga merupakan cara untuk menjaga dan mempertahankan identitas budaya suatu kelompok atau komunitas. Di berbagai kasus, marga dianggap sebagai bagian sejarah leluhur dan menjadi jembatan yang menghubungkan individu dengan akar budaya mereka.
Ringkasan paragraph kedua dan ketiga teks tersebut adalah …
- Di budaya Batak, marga adalah bagian dari nama yang menandai hubungan kekerabatan, warisan budaya, dan sejarah suatu kelompok atau komunitas.
- Marga merupakan nama keluarga, tetapi juga menandai hubungan kekerabatan, warisan budaya, dan sejarah suatu kelompok atau komunitas.
- Marga berkaitan dengan sejarah leluhur dan menjadi jembatan yang menghubungkan individu dengan akar budaya mereka.
- Di budaya Batak, marga adalah bagian dari nama seseorang yang menunjukkan afiliasi keluarga atau klan.
Kunci : A
7. Bacalah teks berikut!
Nama merupakan jejak identitas yang menghantarkan individu pada akar keluarga, budaya, dan sejarah. Di Indonesia, sebuah nama mengandung nilai dikenal sebagai marga. Marga bukanlah sekadar susunan huruf, melainkan sebuah warisan yang menandai kekerabatan, keterikatan, dan kebanggaan akan akar budaya. Marga, secara tradisional, merujuk pada bagian dari nama keluarga yang diwariskan dari generasi ke generasi dalam beberapa budaya di dunia. Istilah ini berkaitan dengan tradisi di Indonesia, khususnya dalam masyarakat Batak saat marga berperan dalam identitas individu.
Di budaya Batak, marga adalah bagian dari nama seseorang yang menunjukkan afiliasi keluarga atau klan. Marga ini ditempatkan di belakang nama pribadi dan biasanya diwariskan dari ayah ke anak laki-laki. Contohnya, jika seseorang memiliki marga Simanjuntak, orang tersebut adalah bagian dari keluarga atau klan Simanjuntak.
Marga bukan sekadar bagian dari nama keluarga, tetapi juga menandai hubungan kekerabatan, warisan budaya, dan sejarah suatu kelompok atau komunitas. Marga menjadi simbol kebanggaan terhadap garis keturunan dan sering kali digunakan dalam acara adat, upacara keluarga, dan ritual yang merayakan hubungan kekeluargaan. Marga juga merupakan cara untuk menjaga dan mempertahankan identitas budaya suatu kelompok atau komunitas. Di berbagai kasus, marga dianggap sebagai bagian sejarah leluhur dan menjadi jembatan yang menghubungkan individu dengan akar budaya mereka.
Opini yang terdapat dalam teks tersebut adalah …
- Di budaya Batak, marga adalah bagian dari nama seseorang yang menunjukkan afiliasi keluarga atau klan.
- Marga juga merupakan cara untuk menjaga dan mempertahankan identitas budaya suatu kelompok atau komunitas.
- Nama merupakan jejak identitas yang menghantarkan individu pada akar keluarga, budaya, dan sejarah.
- Di berbagai kasus, marga dianggap sebagai bagian sejarah leluhur dan menjadi jembatan yang menghubungkan individu dengan akar budaya mereka.
Kunci : D
8. Cermatilah teks berikut!
Perkembangan komunikasi telah mengalami evolusi seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi. Di masa lampau, manusia berkomunikasi menggunakan asap, cahaya, dan suara. Ketika perkembangan teknologi semakin maju, manusia mulai berkomunikasi menggunakan telegraf, telepon, internet, dan melahirkan AI. Perkembangan tersebut membawa berbagai dalam kehidupan manusia. Perkembangan komunikasi dapat mempercepat penyebaran informasi, menghubungkan dunia, memajukan pendidikan dan bisnis. Namun, menimbulkan tantangan seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, individualisme, kesenjangan digital, dan potensi terkikisnya budaya lokal akibat dominasi budaya asing. Jadi, perkembangan teknologi komunikasi membuka peluang tak terbatas sekaligus menciptakan masalah sosial baru yang memerlukan bijak dalam pemanfaatannya.
Komunikasi manusia telah mengalami transformasi luar biasa dari zaman kuno yang mengandalkan isyarat fisik hingga era digital saat ini. Sebelum ada kemajuan teknologi, pesan dikirim lewat asap, bunyi atau merpati pos. Lalu berkembanglah teknologi sehingga memunculkan alat komunikasi telegraf, telepon, radio, televisi, komputer, smartphone dan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah wajah dunia.
Perkembangan ini membuat dunia terasa lebih kecil, mempermudah akses informasi, mempercepat interaksi lintas batas, namun juga membawa tantangan baru dalam etika digital dan privasi. Teknologi komunikasi terus berevolusi, menjanjikan cara-cara baru yang belum terbayangkan untuk terhubung satu sama lain.
Simpulan yang terdapat pada paragraph pertama teks tersebut adalah …
- Jadi, perkembangan teknologi komunikasi membuka peluang tak terbatas sekaligus menciptakan masalah sosial baru yang memerlukan bijak dalam pemanfaatannya.
- Perkembangan komunikasi dapat mempercepat penyebaran informasi, menghubungkan dunia, memajukan pendidikan, dan bisnis sehingga memudahkan dalam segala hal.
- Perkembangan komunikasi telah mengalami evolusi seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi sehingga memerlukan control dari pemerintah dalam penggunaannya.
- Perkembangan komunikasi sudah mengalami evolusi seiring perkembangan teknologi komunikasi di era yang sangat modern ini sehingga membawa dampak dalam berbagai kehidupan manusia.
Kunci : A
9. Cermatilah teks berikut!
Perkembangan komunikasi telah mengalami evolusi seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi. Di masa lampau, manusia berkomunikasi menggunakan asap, cahaya, dan suara. Ketika perkembangan teknologi semakin maju, manusia mulai berkomunikasi menggunakan telegraf, telepon, internet, dan melahirkan AI. Perkembangan tersebut membawa berbagai dalam kehidupan manusia. Perkembangan komunikasi dapat mempercepat penyebaran informasi, menghubungkan dunia, memajukan pendidikan dan bisnis. Namun, menimbulkan tantangan seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, individualisme, kesenjangan digital, dan potensi terkikisnya budaya lokal akibat dominasi budaya asing. Jadi, perkembangan teknologi komunikasi membuka peluang tak terbatas sekaligus menciptakan masalah sosial baru yang memerlukan bijak dalam pemanfaatannya.
Komunikasi manusia telah mengalami transformasi luar biasa dari zaman kuno yang mengandalkan isyarat fisik hingga era digital saat ini. Sebelum ada kemajuan teknologi, pesan dikirim lewat asap, bunyi atau merpati pos. Lalu berkembanglah teknologi sehingga memunculkan alat komunikasi telegraf, telepon, radio, televisi, komputer, smartphone dan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah wajah dunia.
Perkembangan ini membuat dunia terasa lebih kecil, mempermudah akses informasi, mempercepat interaksi lintas batas, namun juga membawa tantangan baru dalam etika digital dan privasi. Teknologi komunikasi terus berevolusi, menjanjikan cara-cara baru yang belum terbayangkan untuk terhubung satu sama lain.
Pernyataan
- Namun, menimbulkan tantangan seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, individualisme, kesenjangan digital, dan potensi terkikisnya budaya lokal akibat dominasi budaya asing.
- Ketika perkembangan teknologi semakin maju, manusia mulai berkomunikasi menggunakan telegraf, telepon, internet, dan melahirkan AI.
- Lalu berkembanglah teknologi sehingga memunculkan alat komunikasi telegraf, telepon, radio, televisi, komputer, smartphone dan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah wajah dunia.
- Teknologi komunikasi terus berevolusi, menjanjikan cara-cara baru yang belum terbayangkan untuk terhubung satu sama lain.
Kalimat yang menyatakan hubungan pertentangan dan sebab akibat dinyatakan adalah ….
- 1 dan 2
- 1 dan 3
- 2 dan 4
- 3 dan 4
Kunci : B
10. Cermatilah teks berikut!
Perkembangan komunikasi telah mengalami evolusi seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi. Di masa lampau, manusia berkomunikasi menggunakan asap, cahaya, dan suara. Ketika perkembangan teknologi semakin maju, manusia mulai berkomunikasi menggunakan telegraf, telepon, internet, dan melahirkan AI. Perkembangan tersebut membawa berbagai dalam kehidupan manusia. Perkembangan komunikasi dapat mempercepat penyebaran informasi, menghubungkan dunia, memajukan pendidikan dan bisnis. Namun, menimbulkan tantangan seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, individualisme, kesenjangan digital, dan potensi terkikisnya budaya lokal akibat dominasi budaya asing. Jadi, perkembangan teknologi komunikasi membuka peluang tak terbatas sekaligus menciptakan masalah sosial baru yang memerlukan bijak dalam pemanfaatannya.
Komunikasi manusia telah mengalami transformasi luar biasa dari zaman kuno yang mengandalkan isyarat fisik hingga era digital saat ini. Sebelum ada kemajuan teknologi, pesan dikirim lewat asap, bunyi atau merpati pos. Lalu berkembanglah teknologi sehingga memunculkan alat komunikasi telegraf, telepon, radio, televisi, komputer, smartphone dan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah wajah dunia.
Perkembangan ini membuat dunia terasa lebih kecil, mempermudah akses informasi, mempercepat interaksi lintas batas, namun juga membawa tantangan baru dalam etika digital dan privasi. Teknologi komunikasi terus berevolusi, menjanjikan cara-cara baru yang belum terbayangkan untuk terhubung satu sama lain.
Pernyataan
- Semua elemen masyarakat sudah pasti dapat menikmati kemudahan yang ditimbukan oleh perkembangan teknologi komunikasi.
- Teknologi komunikasi yang berkembang pesat membawa dampak buruk bagi masyarakat sehingga pemerintah perlu memblokir senua media masa yang berbasis internet.
- Teknologi komunikasi mempercepat proses kerja di berbagai bidang sehingga meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya operasional.
- Kemudahan berbagi data memunculkan risiko pelanggaran privasi dan kejahatan siber seperti penipuan daring, peretasan, dan carding.
Situasi yang kemungkinan muncul di masyarakat berkaitan dengan teks tersebut ditunjukkan nomor ….
- 1 dan 2
- 1 dan 3
- 2 dan 4
- 3 dan 4
Kunci : D
11. Cermatilah poster berikut!

Pernyataan
- Semua pengelolaan hutan yang berkontribusi pada penyebab banjir bandang diserahkan pada masyarakat.
- Pemerintah menghentikan Mengajak masyarakat untuk menanam lebih banyak pohon besar.
- Pemerintah perlu membangun sistem peringatan dini banjir.
- semua kegiatan yang berkaitan dengan fungsi hutan.
Solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang terdapat dalam poster adalah …
- 1 dan 2
- 1 dan 3
- 2 dan 4
- 3 dan 4
Kunci : D
12. Bacalah teks berikut!
Teks I
Media sosial kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Saat ini, media sosial tak hanya berguna sebagai sumber hiburan saja, namun juga sebagai bentuk pembelajaran yang cukup vital. Di era yang semakin canggih ini, setiap orang akan mempunyai setidaknya satu akun media sosial. Hal tersebut karena media sosial menawarkan banyak manfaat. Manfaat tersebut antara lain adalah memperluas jaringan pertemanan dan profesional, memfasilitasi komunikasi tanpa batas, menjadi sarana efektif untuk promosi bisnis (UMKM), serta menyediakan akses mudah ke informasi dan pendidikan melalui konten edukatif dan komunitas online. Bahkan media sosial adapat dijadikan media untuk ekspresi diri dan mendorong gerakan sosial serta layanan pelanggan cepat bagi bisnis, yang semuanya meningkatkan interaksi. Dalam dunia Pendidikan, media sosial dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran dan meningkatkan prestasi serta penguasaan lietrasi jika digunakan secara bijak dengan literasi digital yang baik.
Teks II
Kehadiran media sosial ini sudah memberikan banyak manfaat yang cukup besar. Terlebih di era modern ini. Media sosial telah menjadikan hal-hal yang dulu hanya sebatas angan menjadi nyata di depan mata. Namun, di balik semua kecanggihan dan kemudahan yang dihadirkan media sosial, ternyata menyimpan damapak negatif yang siap menyerang warganet. Dampak negatif media sosial meliputi masalah kesehatan mental (kecemasan, depresi, rendah diri), kecanduan, gangguan tidur, perundungan siber (cyberbullying), paparan konten negatif (hoaks, kekerasan, pornografi), penurunan interaksi tatap muka, masalah privasi, serta penurunan produktivitas dan konsentrasi karena distraksi. Media sosial sering menampilkan sisi ideal yang tidak realistis, memicu perbandingan sosial, dan bisa menjauhkan yang dekat. Dengan melihat dampak negatif yang begitu banyak, maka sebaiknya tetap diperlukan control dari pemerintah dalam penggunan media social.
Perbedaan isi kedua teks tersebut adalah …
- Teks pertama menjelaskan keberadaan media sosial di era modern sedangkan teks 2 menjelaskan tentang kecanggihan media sosial.
- Teks pertama khusus membahas manfaat media sosial dalam dunia Pendidikan sedangkan teks kedua membahas dampak negatifnya.
- Teks pertama berisi manfaat media sosial sedangka teks kedua berisi dampak negatifnya.
- Teks pertama berisi dampak negatif sedangka teks kedua berisi manfaat media sosial.
Kunci : C
13. Bacalah teks berikut!
Teks I
Media sosial kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Saat ini, media sosial tak hanya berguna sebagai sumber hiburan saja, namun juga sebagai bentuk pembelajaran yang cukup vital. Di era yang semakin canggih ini, setiap orang akan mempunyai setidaknya satu akun media sosial. Hal tersebut karena media sosial menawarkan banyak manfaat. Manfaat tersebut antara lain adalah memperluas jaringan pertemanan dan profesional, memfasilitasi komunikasi tanpa batas, menjadi sarana efektif untuk promosi bisnis (UMKM), serta menyediakan akses mudah ke informasi dan pendidikan melalui konten edukatif dan komunitas online. Bahkan media sosial adapat dijadikan media untuk ekspresi diri dan mendorong gerakan sosial serta layanan pelanggan cepat bagi bisnis, yang semuanya meningkatkan interaksi. Dalam dunia Pendidikan, media sosial dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran dan meningkatkan prestasi serta penguasaan lietrasi jika digunakan secara bijak dengan literasi digital yang baik.
Teks II
Kehadiran media sosial ini sudah memberikan banyak manfaat yang cukup besar. Terlebih di era modern ini. Media sosial telah menjadikan hal-hal yang dulu hanya sebatas angan menjadi nyata di depan mata. Namun, di balik semua kecanggihan dan kemudahan yang dihadirkan media sosial, ternyata menyimpan damapak negatif yang siap menyerang warganet. Dampak negatif media sosial meliputi masalah kesehatan mental (kecemasan, depresi, rendah diri), kecanduan, gangguan tidur, perundungan siber (cyberbullying), paparan konten negatif (hoaks, kekerasan, pornografi), penurunan interaksi tatap muka, masalah privasi, serta penurunan produktivitas dan konsentrasi karena distraksi. Media sosial sering menampilkan sisi ideal yang tidak realistis, memicu perbandingan sosial, dan bisa menjauhkan yang dekat. Dengan melihat dampak negatif yang begitu banyak, maka sebaiknya tetap diperlukan kontrol dari pemerintah dalam penggunan media social.
Setelah melihat dampak negatif dalam teks tersebut, Audi, Bery, dan Ceryl berpendapat sebagai berikut :
Audi : “Media sosial pasti juga akan berdampak negatif pada pelajar. Apa lagi, anak-anak sekarang penguasaan teknologinya luar biasa. Mereka mudah menyerap pengetahuan baru. Sepertinya kita perlu mencari jalan keluar untuk mengatasi dampak negatif tersebut.”
Beryl :”Pasti itu. Namun, menurutku yang penting kita mempunyai control diri yang bagus maka kita dapat menghindarinya. Kalau kita bisa mengantisipasinya, itu sudah cukup. Kita tidak perlu memikirkan orang lain.”
Ceryl :”Aku juga sependapat bahwa pengaruh media social pasti akan ke pelajar juga. Namun, sebaiknya kita juga perlu memikirkan Langkah-langkah mengantisipasi bukan hanya untuk kita tetapi juga buat teman yang lain.
Pendapat yang menyatakan simpati untuk permasalahan dalam teks dinyatakan oleh ….
- Audi dan Beryl
- Beryl dan Ceryl
- Audi dan Ceryl
- Audi, Beryl, dan Ceryl
Kunci : C
14. Bacalah teks berikut!
Teks I
Media sosial kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Saat ini, media sosial tak hanya berguna sebagai sumber hiburan saja, namun juga sebagai bentuk pembelajaran yang cukup vital. Di era yang semakin canggih ini, setiap orang akan mempunyai setidaknya satu akun media sosial. Hal tersebut karena media sosial menawarkan banyak manfaat. Manfaat tersebut antara lain adalah memperluas jaringan pertemanan dan profesional, memfasilitasi komunikasi tanpa batas, menjadi sarana efektif untuk promosi bisnis (UMKM), serta menyediakan akses mudah ke informasi dan pendidikan melalui konten edukatif dan komunitas online. Bahkan media sosial adapat dijadikan media untuk ekspresi diri dan mendorong gerakan sosial serta layanan pelanggan cepat bagi bisnis, yang semuanya meningkatkan interaksi. Dalam dunia Pendidikan, media sosial dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran dan meningkatkan prestasi serta penguasaan lietrasi jika digunakan secara bijak dengan literasi digital yang baik.
Teks II
Kehadiran media sosial ini sudah memberikan banyak manfaat yang cukup besar. Terlebih di era modern ini. Media sosial telah menjadikan hal-hal yang dulu hanya sebatas angan menjadi nyata di depan mata. Namun, di balik semua kecanggihan dan kemudahan yang dihadirkan media sosial, ternyata menyimpan damapak negatif yang siap menyerang warganet. Dampak negatif media sosial meliputi masalah kesehatan mental (kecemasan, depresi, rendah diri), kecanduan, gangguan tidur, perundungan siber (cyberbullying), paparan konten negatif (hoaks, kekerasan, pornografi), penurunan interaksi tatap muka, masalah privasi, serta penurunan produktivitas dan konsentrasi karena distraksi. Media sosial sering menampilkan sisi ideal yang tidak realistis, memicu perbandingan sosial, dan bisa menjauhkan yang dekat. Dengan melihat dampak negatif yang begitu banyak, maka sebaiknya tetap diperlukan kontrol dari pemerintah dalam penggunan media social.
Tanggapan yang tepat berdasarkan isi teks tersebut adalah …
- Masyarakat perlu diedukasi untuk bijak menggunakan media sosial dan diberi pemahaman tentang literasi digital.
- Pemerintah wajib memblokir semua media sosial untuk mengurangi dampak negatif media sosial.
- Penggunaan media sosial diserahkan kepada kebijakan masing masing person dan segala risiko menjadi tanggung jawab masing-masing.
- Pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan penggunaan media sosial utnuk meminimalisir dampak negatifnya.
Kunci : 1,4
15. Cermatilah kutipan berikut!
Kolagen sebenarnya merupakan protein yang ditemukan secara alami di dalam tubuh. Gunanya untuk memberikan elastisitas, kekuatan, dan struktur pada kulit manusia. Kolagen ini membentuk sekitar 30 persen dari seluruh protein dalam tubuh manusia. Kolagen bisa ditemukan di tulang, tendon, ligamen, tulang rawan, rambut, dan kulit. Kolagen dipercaya bisa memberikan efek memutihkan kulit dengan mengurangi produksi melanin. Melanin merupakan pigmen yang memberi warna pada kulit dan jika berlebihan bisa menyebabkan bintik hitam, warna kulit tidak merata, dan hiperpigmentasi. Kolagen bekerja menghambat aktivitas enzim yang disebut tirosinase yang bertanggung jawab atas produksi melanin. Ketika produksi melanin berkurang, kulit akan terlihat lebih cerah. Meski demikian, mengonsumsi kolagen saja tentu tidak akan membuat kulit lebih putih. Kolagen hanya bertugas mengurangi produksi melanin yang berefek pada kulit sedikit lebih cerah tapi bukan putih. Jika tujuan Anda mengonsumsi kolagen untuk memperbaiki tekstur dan elastisitas kulit sekaligus menghilangkan kerutan, lebih baik fokus pada perlindungan terhadap sinar matahari. Anda bisa menggunakan produk tabir surya atau retinoid topikal. Lagi pula, tubuh juga secara alami memproduksi kolagen menggunakan asam amino dari makanan kaya protein. Misal kaldu tulang, daging, hingga ikan. Namun, memang penuaan kerusakan akibat sinar matahari, merokok, hingga konsumsi alkohol bisa menurunkan produksi kolagen. Jika tetap ingin mengonsumsi suplemen atau minuman kolagen sebaiknya cek daftar bahan-bahan yang digunakan. Hindari suplemen dengan kandungan bahan tambahan dari zat kimia tertentu.
Hal yang harus dipertimbangkan jika akan mengonsumsi kolagen sesuai dengan isi teks tersebut adalah …
- Kolagen secara alami diproduksi oleh tubuh sehingga tidak harus mengonsumsi kolagen untuk mencerahkan
- Mengonsumsi kolagen akan lebih memastikan kita terhindar dari semua masalah kulit yang kita alami.
- Fungsi kolagen bukan memutihkan kulit karena tugasnya adalah mengurangi produksi melanin.
- Tidak perlu ragu mengonsumsi suplemen kolagen pasti semua produk tanpa pemutih sehingga sangat aman untuk penggunanya.
Kunci : 1,3
16. Perhatikan teks berikut!

Bubur ayam menjadi makanan favorit di masyarakat karena …
- mudah dalam penyediaan bahan-bahan dan cara pembuatannya
- makanan yang melegenda sejak Kaisar Xuanyuan Huangdi
- rasanya enak dan mengandung mikronutrien yang sehat
- sudah ada sejak zaman 238 sebelum masehi
Kunci : C
17. Tujuan pengadukan dalam proses pembuatan bubur agar ….
- bubur tidak lengket
- bahan tercampur merata
- beras mengembang sempurna
- nutrisi yang terkandung dalam bubur tidak hilang
Kunci : A
18. Makna opsional dalam teks tersebut adalah ….
- sesuatu yang harus dipenuhi
- merupakan keharusan
- bersifat pilihan
- bersifat mutlak
Kunci : C
19. Bacalah teks berikut!
Zamrud Khatulistiwa
Di garis khatulistiwa, terhampar permata,
Hijau zamrud berkilau, elok tiada tara.
Gunung menjulang gagah, hutan lebat menari,
Sungai mengalir jernih, membasahi bumi pertiwi.
Alam berseri-seri, bunga aneka warna,
Mahligai rama-rama, di bawah cahaya surya jingga.
Beraneka permata menyapa bersuka cita
Persada senyum tawa, hawa sejuk nyaman,
Burung berkicau ria, bermandi embun surga.
Namun, wahai insan, sadarkah kita?
Betapa besar anugerah, karunia Sang Pencipta.
Bumi terkeruk pilu dalam rintihan sendu
diam seribu bahasa sunyi senyap tanpa kata
Kesejahteraan di mana, di tengah alam yang syahdu?
Mari bersatu, wahai pemuda bangsa,
Jaga lestari negeri, pusaka pusaka.
Bentangkan panji asa, tegakkan keadilan,
Berjuanglah sampai titik darah penghabisan
Untukmu, Zamrud Khatulistiwa, kami bersedia.
Makna Zamrud Khatulistiwa pada teks tersebut adalah …
- keindahan alam Indonesia yang subur dan kekayaan yang melimpah
- pemandangan alam di Indonesia yang serba hijau dan menarik hati
- keberagaman pemandangan di Indonesia yang sangat menawan
- banyaknya permata hijau di Indonesia yang sangat indah
Kunci :
20. Bacalah teks berikut!
Zamrud Khatulistiwa
Di garis khatulistiwa, terhampar permata,
Hijau zamrud berkilau, elok tiada tara.
Gunung menjulang gagah, hutan lebat menari,
Sungai mengalir jernih, membasahi bumi pertiwi.
Alam berseri-seri, bunga aneka warna,
Mahligai rama-rama, di bawah cahaya surya jingga.
Beraneka permata menyapa bersuka cita
Persada senyum tawa, hawa sejuk nyaman,
Burung berkicau ria, bermandi embun surga.
Namun, wahai insan, sadarkah kita?
Betapa besar anugerah, karunia Sang Pencipta.
Bumi terkeruk pilu dalam rintihan sendu
diam seribu bahasa sunyi senyap tanpa kata
Kesejahteraan di mana, di tengah alam yang syahdu?
Mari bersatu, wahai pemuda bangsa,
Jaga lestari negeri, pusaka pusaka.
Bentangkan panji asa, tegakkan keadilan,
Berjuanglah sampai titik darah penghabisan
Untukmu, Zamrud Khatulistiwa, kami bersedia.
Larik yang menggunakan majas hiperbola terdapat dalam ….
- Diam seribu bahasa sunyi senyap tanpa kata
- Bumi terkeruk pilu dalam rintihan sendu
- Berjuanglah sampai titik darah penghabisan
- Bentangkan panji asa, tegakkan keadilan
Kunci : 1,3
21. Bacalah teks berikut!
Zamrud Khatulistiwa
Di garis khatulistiwa, terhampar permata,
Hijau zamrud berkilau, elok tiada tara.
Gunung menjulang gagah, hutan lebat menari,
Sungai mengalir jernih, membasahi bumi pertiwi.
Alam berseri-seri, bunga aneka warna,
Mahligai rama-rama, di bawah cahaya surya jingga.
Beraneka permata menyapa bersuka cita
Persada senyum tawa, hawa sejuk nyaman,
Burung berkicau ria, bermandi embun surga.
Namun, wahai insan, sadarkah kita?
Betapa besar anugerah, karunia Sang Pencipta.
Bumi terkeruk pilu dalam rintihan sendu
diam seribu bahasa sunyi senyap tanpa kata
Kesejahteraan di mana, di tengah alam yang syahdu?
Mari bersatu, wahai pemuda bangsa,
Jaga lestari negeri, pusaka pusaka.
Bentangkan panji asa, tegakkan keadilan,
Berjuanglah sampai titik darah penghabisan
Untukmu, Zamrud Khatulistiwa, kami bersedia.
Pesan yang tersampaikan dalam teks tersebut ajakan untuk ….
- menjaga kelestarian alam karena alam mulai rusak
- memanfaatkan alam untuk kesejahteraan bersama
- menggunakan sumber daya alam untuk pariwisata
- merawat kekayaan alam agar bisa diwariskan ke anak cucu
Kunci : A
22. Bacalah teks berikut!
Zamrud Khatulistiwa
Di garis khatulistiwa, terhampar permata,
Hijau zamrud berkilau, elok tiada tara.
Gunung menjulang gagah, hutan lebat menari,
Sungai mengalir jernih, membasahi bumi pertiwi.
Alam berseri-seri, bunga aneka warna,
Mahligai rama-rama, di bawah cahaya surya jingga.
Beraneka permata menyapa bersuka cita
Persada senyum tawa, hawa sejuk nyaman,
Burung berkicau ria, bermandi embun surga.
Namun, wahai insan, sadarkah kita?
Betapa besar anugerah, karunia Sang Pencipta.
Bumi terkeruk pilu dalam rintihan sendu
diam seribu bahasa sunyi senyap tanpa kata
Kesejahteraan di mana, di tengah alam yang syahdu?
Mari bersatu, wahai pemuda bangsa,
Jaga lestari negeri, pusaka pusaka.
Bentangkan panji asa, tegakkan keadilan,
Berjuanglah sampai titik darah penghabisan
Untukmu, Zamrud Khatulistiwa, kami bersedia.
Relevansi salah satu isi puisi tersebut dengan kehidupan sehari-hari adalah …
- Relevansi salah satu isi puisi tersebut berkaitan fenomena pemanfaatan sumber daya alam yang belum sepenuhnya membawa kesejahteraan bagi masyarakat tetapi justru meninggalkan luka pada alam.
- Relevansi puisi tersebut adalah tentang rasa nasionalisme masa kini tidak lagi hanya tentang mengangkat senjata, melainkan tentang menjaga keberlangsungan sumber daya alam agar tetap bisa dinikmati oleh anak cucu.
- Relevansi puisi tersebut adalah tentang gambaran alam yang sangat indah di daerah khatulistiwa yang terjaga kelestariannya sehingga dapat dinikmati generasi berikutnya.
- Salah satu relevansi puisi tersebut dengan kehidupan sehari-hari adalah tentang pemenfaatan semua sumber daya alam yang dikelola untuk kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat.
Kunci : 1,2
23. Cermatilah teks berikut!
Hujan turun sejak magrib, mengetuk atap seng rumah kecil di ujung gang itu. Suaranya nyaring, seperti ribuan jari mengetuk kaleng, membuat malam terasa lebih panjang dan dingin. Di dalam rumah berdinding tripleks, keluarga kecil itu duduk saling merapat, seolah menukar kehangatan melalui napas masing-masing.
Di lantai, genangan kecil mulai merambat. Embun air menetes dari lubang-lubang kecil di atap seng yang mulai berkarat. Siti, perempuan berusia tiga puluh lima tahun, bergegas meletakkan ember bekas cat di bawah salah satu tetesan. Bunyi ”tik… tik…” memenuhi ruang sempit itu.
”Bunyi musik hujan,” bisik Rara, anak perempuan lima tahun, yang memeluk boneka kain berwarna pudar.
Siti tersenyum lembut menimpali perkataan anaknya, ”Iya, musik hujan.”
Rara menggigil. Udara malam merayap masuk lewat celah-celah dinding. Angin membawa rasa asin dan dingin, bercampur bau tanah basah. Sementara Siti menambahkan kain di bawah pintu agar air tak masuk lebih jauh, suaminya, Wawan, baru pulang lembur dari pabrik garmen. Bajunya menempel di badan, bercampur keringat dan bau mesin jahit.
”Maaf lama, hujannya deras banget,” ujar Wawan, mengelap rambutnya yang basah.
Siti mengangguk penuh pengertian sembari memberikan handuk kering. Kemuadian, ia sibuk menahan air agar tak mengalir ke tempat tidur tipis di pojok ruang. Ruat mukanya tetap tenang dan tak sedikitpun ia mengeluh dengan kondisi rumah yang selalu tergenang di setiap musim hujan. Ember memenuhi ruangan, menampung tetesan dari berbagai sudut. Rumah itu ibarat kapal kecil yang sedang berjuang menantang badai.
Makna kalimat “Rumah itu ibarat kapal kecil yang sedang berjuang menantang badai” pada teks tersebut adalah …
- Rumah yang mengalami kesulitan sangat besar karena amukan badai.
- Keluarga yang sedang berjuang mengatasi kesulitan yang sangat besar.
- Rumah yang terkena musibah diakibatkan angin yang sangat besar.
- Keluarga yang berjuang di tengah badai angin yang sangat besar.
Kunci : B
24. Perhatikan teks berikut!
Hujan turun sejak magrib, mengetuk atap seng rumah kecil di ujung gang itu. Suaranya nyaring, seperti ribuan jari mengetuk kaleng, membuat malam terasa lebih panjang dan dingin. Di dalam rumah berdinding tripleks, keluarga kecil itu duduk saling merapat, seolah menukar kehangatan melalui napas masing-masing.
Di lantai, genangan kecil mulai merambat. Embun air menetes dari lubang-lubang kecil di atap seng yang mulai berkarat. Siti, perempuan berusia tiga puluh lima tahun, bergegas meletakkan ember bekas cat di bawah salah satu tetesan. Bunyi ”tik… tik…” memenuhi ruang sempit itu.
”Bunyi musik hujan,” bisik Rara, anak perempuan lima tahun, yang memeluk boneka kain berwarna pudar.
Siti tersenyum lembut menimpali perkataan anaknya, ”Iya, musik hujan.”
Rara menggigil. Udara malam merayap masuk lewat celah-celah dinding. Angin membawa rasa asin dan dingin, bercampur bau tanah basah. Sementara Siti menambahkan kain di bawah pintu agar air tak masuk lebih jauh, suaminya, Wawan, baru pulang lembur dari pabrik garmen. Bajunya menempel di badan, bercampur keringat dan bau mesin jahit.
”Maaf lama, hujannya deras banget,” ujar Wawan, mengelap rambutnya yang basah.
Siti mengangguk penuh pengertian sembari memberikan handuk kering. Kemuadian, ia sibuk menahan air agar tak mengalir ke tempat tidur tipis di pojok ruang. Ruat mukanya tetap tenang dan tak sedikitpun ia mengeluh dengan kondisi rumah yang selalu tergenang di setiap musim hujan. Ember memenuhi ruangan, menampung tetesan dari berbagai sudut. Rumah itu ibarat kapal kecil yang sedang berjuang menantang badai.
Peristiwa penting yang terdapat dalam teks tersebut adalah …
- Wawan dan Siti adalah sepasang suami istri beranak satu yang sedang mengalami kesulitan.
- Wawan sebagai kepala keluarga berjuang sepenuh hati untuk membuat keluarga kecilnya Bahagia.
- Rara seorang anak umur lima tahun yang tidak pernah mengeluh dengan kondisi rumahnya yang bocor.
- Siti adalah istri yang penuh pengertian karena ia menerima kondisi sulit yang sedang menimpa keluarganya.
Kunci : A
25. Perhatikan teks berikut!
Hujan turun sejak magrib, mengetuk atap seng rumah kecil di ujung gang itu. Suaranya nyaring, seperti ribuan jari mengetuk kaleng, membuat malam terasa lebih panjang dan dingin. Di dalam rumah berdinding tripleks, keluarga kecil itu duduk saling merapat, seolah menukar kehangatan melalui napas masing-masing.
Di lantai, genangan kecil mulai merambat. Embun air menetes dari lubang-lubang kecil di atap seng yang mulai berkarat. Siti, perempuan berusia tiga puluh lima tahun, bergegas meletakkan ember bekas cat di bawah salah satu tetesan. Bunyi ”tik… tik…” memenuhi ruang sempit itu.
”Bunyi musik hujan,” bisik Rara, anak perempuan lima tahun, yang memeluk boneka kain berwarna pudar.
Siti tersenyum lembut menimpali perkataan anaknya, ”Iya, musik hujan.”
Rara menggigil. Udara malam merayap masuk lewat celah-celah dinding. Angin membawa rasa asin dan dingin, bercampur bau tanah basah. Sementara Siti menambahkan kain di bawah pintu agar air tak masuk lebih jauh, suaminya, Wawan, baru pulang lembur dari pabrik garmen. Bajunya menempel di badan, bercampur keringat dan bau mesin jahit.
”Maaf lama, hujannya deras banget,” ujar Wawan, mengelap rambutnya yang basah.
Siti mengangguk penuh pengertian sembari memberikan handuk kering. Kemuadian, ia sibuk menahan air agar tak mengalir ke tempat tidur tipis di pojok ruang. Ruat mukanya tetap tenang dan tak sedikitpun ia mengeluh dengan kondisi rumah yang selalu tergenang di setiap musim hujan. Ember memenuhi ruangan, menampung tetesan dari berbagai sudut. Rumah itu ibarat kapal kecil yang sedang berjuang menantang badai.
Suasana yng tergambar dalam teks tersebut adalah ….
- menyebalkan
- menyedihkan
- menjengkelkan
- mengecewakan
Kunci : A
26. Perhatikan teks berikut!
Hujan turun sejak magrib, mengetuk atap seng rumah kecil di ujung gang itu. Suaranya nyaring, seperti ribuan jari mengetuk kaleng, membuat malam terasa lebih panjang dan dingin. Di dalam rumah berdinding tripleks, keluarga kecil itu duduk saling merapat, seolah menukar kehangatan melalui napas masing-masing.
Di lantai, genangan kecil mulai merambat. Embun air menetes dari lubang-lubang kecil di atap seng yang mulai berkarat. Siti, perempuan berusia tiga puluh lima tahun, bergegas meletakkan ember bekas cat di bawah salah satu tetesan. Bunyi ”tik… tik…” memenuhi ruang sempit itu.
”Bunyi musik hujan,” bisik Rara, anak perempuan lima tahun, yang memeluk boneka kain berwarna pudar.
Siti tersenyum lembut menimpali perkataan anaknya, ”Iya, musik hujan.”
Rara menggigil. Udara malam merayap masuk lewat celah-celah dinding. Angin membawa rasa asin dan dingin, bercampur bau tanah basah. Sementara Siti menambahkan kain di bawah pintu agar air tak masuk lebih jauh, suaminya, Wawan, baru pulang lembur dari pabrik garmen. Bajunya menempel di badan, bercampur keringat dan bau mesin jahit.
”Maaf lama, hujannya deras banget,” ujar Wawan, mengelap rambutnya yang basah.
Siti mengangguk penuh pengertian sembari memberikan handuk kering. Kemuadian, ia sibuk menahan air agar tak mengalir ke tempat tidur tipis di pojok ruang. Ruat mukanya tetap tenang dan tak sedikitpun ia mengeluh dengan kondisi rumah yang selalu tergenang di setiap musim hujan. Ember memenuhi ruangan, menampung tetesan dari berbagai sudut. Rumah itu ibarat kapal kecil yang sedang berjuang menantang badai.
Bukti bahwa Siti adalah istri yang kaut hati adalah …
- Siti, perempuan berusia tiga puluh lima tahun, bergegas meletakkan ember bekas cat di bawah salah satu tetesan.
- Siti tersenyum lembut menimpali perkataan anaknya, ”Iya, musik hujan.”
- Siti mengangguk penuh pengertian sembari memberikan handuk kering.
- Ruat mukanya tetap tenang dan tak sedikitpun ia mengeluh dengan kondisi rumah yang selalu tergenang di setiap musim hujan.
Kunci : D
27. Cermatilah kutipan berikut!
Matahari menampakkan sinarnya tak tahu malu, membuat siapapun enggan melakukan kegiatan di luar ruangan lantaran cahayanya yang menyengat kulit. Sama halnya dengan Matcha yang hanya bersantai di sofa dengan laptop yang menyala di tangannya. Sengaja ia meliburkan tokonya lantaran sore hari nanti ia akan menonton konser Silverstone sesuai janjinya pada Abiel tempo hari. Ia melirik jam dinding menyudahi kegiatannya dan menutup laptopnya, bergegas bersiap-siap usai melihat jam yang berjalan begitu cepat. Perasaannya campur aduk melihat waktu yang semakin kencang berlari. Rasa penasaran perihal ucapan Abiel beberapa hari yang lalu ketika mengunjungi Panorama Pabangbon bersama tak bisa dipungkiri. Menghiraukan rasa penasarannya, segera ia menghubungi Audine agar mereka segera berangkat untuk menghindari macet Kota Jakarta yang tidak dapat dihindari.
Latar waktu terjadinya peristiwa dalam teks cerpen tersebut terdapat pada nomor …
- siang
- sore
- tengah hari
- menjelang malam
Kunci : 1,3
28. Cermatilah kutipan berikut!
(1)Tiga puluh menit jelang bel masuk sekolah, mentari menampakkan sinar cerahnya, kendaraan mulai berlalu lalang, orang-orang mulai berhamburan menuju tempat kerjanya. (2) Aku yang sedang menunggu bus di halte terdekat mulai merasa panik karena tinggal tiga puluh menit, sedangkan untuk menunggu keberangkatan bus nya saja membutuhkan waktu sepuluh menit dan untuk perjalanan ke sekolah membutuhkan waktu kurang lebih dua puluh menit. (3)Padahal bel sekolah akan berbunyi tepat pada pukul tujuh pagi.
Setelah beberapa menit berlalu, bus yang kutunggu sedari tadi akhirnya datang. (4)Aku dan beberapa orang lain yang menunggu kedatangan bus tersebut segera menaikinya. (5)Satu-persatu dari mereka akhirnya menduduki kursi yang terdapat pada bus tersebut, tetapi sayangnya aku tak mendapati kursi yang ada karena penumpang bus tersebut lumayan penuh. (6)Mau tidak mau aku harus berdiri di dalam bus tersebut atau terdapat pilihan lain yaitu menunggu kedatangan bus selanjutnya. (7)Aku lebih memilih untuk berdiri di dalam bus daripada menunggu kedatangan bus selanjutnya, walaupun berdiri di dalam bus seperti berada di atas gelombang pasang.
(8)Tepat pada pukul tujuh kurang dua menit, bus yang kunaiki sampai di sekolah. Syukurlah, masih ada waktu dua menit untuk berlari menuju kelas sebelum bel berbunyi. Aku segera berlari ke arah kelas yang berada di dekat lapangan basket.
Bukti latar waktu teks cerita tersebut terdapat pada nomor …
- Tiga puluh menit jelang bel masuk sekolah, mentari menampakkan sinar cerahnya, kendaraan mulai berlalu lalang, orang-orang mulai berhamburan menuju tempat kerjanya.
- Aku yang sedang menunggu bus di halte terdekat mulai merasa panik karena tinggal tiga puluh menit, sedangkan untuk menunggu keberangkatan bus nya saja membutuhkan waktu sepuluh menit dan untuk perjalanan ke sekolah membutuhkan waktu kurang lebih dua puluh menit.
- Aku lebih memilih untuk berdiri di dalam bus daripada menunggu kedatangan bus selanjutnya, walaupun berdiri di dalam bus seperti berada di atas gelombang pasang.
- Tepat pada pukul tujuh kurang dua menit, bus yang kunaiki sampai di sekolah. Syukurlah, masih ada waktu dua menit untuk berlari menuju kelas sebelum bel berbunyi. Aku segera berlari ke arah kelas yang berada di dekat lapangan basket.
Kunci : 1,2,4
29. Cermatilah kutipan berikut!
Bel pergantian pelajaran nyaring bergema di ruang seni yang ditempati Bu Asri. Tak lama kemudian siswa bergegas masuk ruangannya. Satu per satu siswa diamatinya dengan teliti. Semua siswa masuk ruangan kemudian menempatkan diri di kursi masing-masing. Pandangan Bu Asri tertahan pada siswa yang sangat dikenalnya. Sosok siswa yang disayanginya.
“Arun, mana alat lukismu?” tanya Bu Asri tegas.
“E.. anu…saya tidak membawa ‘kan saya kemarin tidak masuk, Bu,” jawab Arun asal.
“Kalau kamu tidak masuk sekolah, lantas dengan enteng kamu bisa tidak melaksanakan tugasmu?” tandas Bu Asri dengan tatapan tajam.
Arun mengunci mulutnya. Tak seorang siswa pun berani bersuara, senyap menggelayut di kelas Bu Asri.
“Mengapa kamu diam, Arun?” tanya Bu Asri penuh penekanan menahan amarah, “alasan apa lagi yang akan kau berikan setelah berulang kau absen dengan alasan yang itu-itu saja. Kamu ke mana lagi kemarin? Ke Jakarta, Semarang, Lampung, ke mana lagi alasan kamu tidak masuk?” tanya Bu Asri sambil berjalan perlahan mendekati Arun dengan raut memerah.
Arun semakin ciut. Dia memang terlalu sering tidak masuk sekolah. Bukan itu saja, beberapa tugas juga masih kosong di file gurunya. Arun pun merasa banyak sekali materi yang belum ia kuasai. Bagaimana tidak, bulan lalu hampir 2 pekan ia tidak ke sekolah, padahal ia hanya flu dan batuk biasa. Ia meminta izin pada Bu Asri dengan alasan takut menulari teman-temannya kalau harus masuk sementara masih ada sedikit batuk. Selalu ada alasan yang dibuat Arun untuk tidak masuk sekolah, pergi ke tempat nenek di Jakarta, mengunjungi saudara ke Lampung, dan banyak lagi alasan yang dibuatnya. Kali ini Arun tak berani mengangkat mukanya. Bu Asri telah berada tepat di depan mejanya. Guru seni budayanya itu bergeming menatap tajam Arun, meneliti setiap jengkal siswa kesayangan yang telah menggugah amarahnya itu.
Konflik cerita tersebut adalah …
- Arun tak berani menatap wajah Bu Asri yang dihormatinya.
- Bu Asri mendekati Arun dan menasihatinya untuk disiplin.
- Arun tidak membawa alat lukis saat pelajaran Seni Budaya.
- Bu Asri marah pada Arun yang sering menyepelekan tugasnya.
Kunci : D
30. Cermatilah kutipan berikut!
Sungguh pagi yang indah. Untuk memperindah pagi ini Lensi mencuci muka dan menonton televisi. Syukurlah ada acara Minggu pagi yang memperbaiki suasana hatinya. Lensi menghabiskan waktu Minggunya dengan bersantai di rumah. Sampai setelah salat isya kemudian ia melihat jadwal sekolahnya. Pada hari Senin ternyata ada pelajaran yang akan ulangan harian. Lensi terperanjat, dia lupa belajar! Lensi segera mengambil buku pelajaran itu dan belajar hingga larut malam. Akhirnya, hari Senin telah tiba. Hari itu adalah hari dimana dia akan mengetes pemahamannya. Hari ulangan harian pelajaran itu. Lensi cemas ketika mengerjakan ulangannya pada hari itu. Meskipun belajar sampai larut malam masih tetap terdapat hal yang dia belum pahami. Dia mengerjakan sebisa mungkin dan berharap semoga saja benar. Beberapa hari telah berlalu dan sekarang waktunya bagi Lensi mengetahui nilai ulangan hariannya. Kesedihan tampak pada wajahnya. Rupanya, nilainya tak terlalu bagus. Lensi merasa menyesal. Dia berpikir mungkin hal ini terjadi akibat dia tak mengatur waktunya dengan baik. Untuk kedepannya dia akan mengatur waktu lebih baik lagi …
Simpulan akibat konflik cerita tersebut adalah …
- Lensi tidak belajar dengan baik untuk ulangan hariannya.
- Lensi belajar hingga larut malam untuk ulangan hariannya.
- Lensi menyesal mengetahui nilai ulangannya kurang bagus.
- Lensi terlalu asyik menikmati hari Minggu dengan bersantai.
Kunci : C
------ Cumunguutt ----
Komentari Tulisan Ini
Halaman Lainnya
24 Jan 26 Soal Literasi Matematika Kls 8
1. “Jarak Tempuh” Sekelompok burung bermigrasi antar benua terbang menempuh jarak secara teratur: Hari ke–1 = 120 km Hari ke–2 = 150 km Hari ke–3 = 180 km
24 Jan26 Soal Literasi Sains Kls 7
1. Perhatikan teks berikut ini! KEGIATAN SCIENTIST Kegiatan para ilmuwan atau scientist mempelajari hal-hal yang terjadi di sekitarmu dengan cara melakukan serangkaian penelitian dengan
Soal Literasi 17 Januari 2026 Kelas 8
The following text is for test items 1 – 5. Last year, I was 18 years old. I had just graduated from high school, and I wanted to continue my studies in Yogyakarta. I had lived wi
Soal Literasi 17 Januari 2026 Kelas 7
1. Bacalah teks berikut! Pemandangan yang disajikan di Kebun Teh Kemuning ini seakan menyejukkan mata siapa pun yang memandang. Perkebunan tersebut berada di lereng Gunung Lawu, K